BATU-BATU MUSTIKA

BATU BATU MUSTIKA - Batu fosil tercipta secara alami dari proses alam. Batu fosil adalah fosil dari mahluk hidup atau bagian-bagian tubuhnya, yang telah membatu. Contohnya adalah ilmu pelet paling ampuh fosil kayu, fosil binatang, fosil buah-buahan, dsb. Sebagian daripadanya merupakan batu bertuah dan tergolong sebagai mustika. Fosil kayu biasanya dijadikan batu cincin atau kalung atau dijadikan suiseki bila bentuknya besar. Fosil kayu kelor mempunyai kegaiban yang sama dengan daun kelor, memancarkan suatu aura energi yang dalam jarak 2 meter akan dirasakan panas oleh mahluk halus, terutama terhadap jenis-jenis mahluk halus tingkat rendah (bangsa dedemit dan mahluk halus lain yang kesaktiannya rendah). Jenis gaib dari sukma manusia tidak terpengaruh oleh fosil kelor ini.

Kegaiban fosil kayu kelor bersifat alami. Batu fosil ini memancarkan energi yang dalam jarak 2 meter akan menolak mahluk halus jenis kuntilanak, gondoruwo atau dedemit lainnya dan bangsa jin kelas rendah. Batu fosil kayu kelor, batu serai cukup baik digunakan sebagai penjagaan gaib di rumah dan untuk melindungi anak-anak dari jenis gaib tingkat rendah yang biasa mengganggu anak-anak, juga cocok untuk digunakan memijat / urut, supaya jika si pasien sakit karena ketempelan atau kesambet mahluk halus tingkat rendah, dengan batu fosil kayu kelor itu sosok gaib tersebut akan terusir pergi.

Batu fosil kayu kelor biasanya tidak berisi sesosok gaib di dalamnya (tidak berkhodam), tetapi jika ada batu fosil kayu kelor yang berpenghuni sesosok mahluk halus di dalamnya, mahluk halus itu akan menambah kuat kegaiban fosil kayu kelor itu. Fosil binatang dapat berupa bagian-bagian tertentu dari tubuh binatang atau dapat juga keseluruhan tubuh binatang yang telah membatu, seperti fosil ikan atau mustika keong buntet dan kul buntet. Fosil buah-buahan biasanya memberikan tuah yang sangat baik untuk kerejekian penglaris dagangan. Fosil buah-buahan ini berbentuk seperti buah aslinya, tetapi yang tuahnya paling baik biasanya adalah yang bentuknya pecah-pecah seperti buah yang sudah merekah karena terlalu matang dan sudah mulai membusuk. Fosil buah-buahan yang bentuknya pecah-pecah seringkali tidak tampak seperti buah-buahan, tetapi dari sisi kegaibannya bisa diketahui sifatnya yang sama dengan fosil buah. Fosil buah-buahan seperti jahe, biasanya berguna untuk pengobatan. 

Yang membedakan batu fosil biasa dengan batu fosil yang merupakan sebuah mustika adalah unsur kegaibannya. Bila batu fosil itu tidak memiliki kegaiban tertentu, maka itu hanyalah batu fosil biasa, bukan sebuah mustika. Dan sekalipun sebuah batu fosil memiliki suatu sosok gaib yang berdiam di dalamnya, bila tidak memberikan tuah tertentu seperti layaknya sebuah mustika, maka batu itu tidak tergolong sebagai batu mustika, tetapi hanya batu fosil biasa yang di dalamnya ada berpenghuni gaib. Ada juga jenis-jenis batu lain yang tidak termasuk fosil, tetapi memiliki kegaiban dan fisiknya terbentuk oleh alam, sehingga digolongkan sebagai jenis mustika. Contohnya : - Mustika batu akik, Batu Tahi Ayam, bentuknya mirip seperti tahi ayam, bagian bawahnya datar dan melingkat mengerucut ke atas. Biasanya berwarna putih. Untuk pengobatan. Tetapi tidak semuanya jenis batu ini bertuah, karena ada yang jenis batunya masih sangat muda, sehingga tidak dihuni sesosok gaib di dalamnya. - Batu Kodok, bentuknya kecil mirip hewan kodok. Tuahnya untuk pengobatan dan penawar racun.
Dapatkan Sample GRATIS Produk sponsor di bawah ini, KLIK dan lihat caranya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.